Dalam komputer, istilah phising (pengelabuan) adalah suatu bentuk penipuan yang dicirikan dengan percobaan untuk mendapatkan informasi peka, seperti kata sandi dan kartu kredit, dengan menyamar sebagai orang atau bisnis yang terpecaya dalam sebuah komunikasi elektronik resmi, seperti surat eletronik atau pesan instan. Contoh : Salah satu contoh kasus phising di Indonesia dialami oleh pelanggan atau pengguna situs internet banking milik Bank BCA yaitu "klikbca.com". Pada saat itu tahun 2001, ada situs internet situs palsu yang sangat mirip penulisannya dengan situs "klikbca.com".
Spam adalah penggunaan perangkat elektronik untuk mengirimkan pesan secara bertubi-tubi tanpa dikehendaki oleh penerimanya. Orang yang melakukan spam disebut spammer. Tindakan spam dikenal dengan spamming. Contoh : Pos-el berisi iklan, surat masa singkat (SMS) pada telepon genggam, berita yang masuk dalam suatu forum kelompok warta berisi promosi barang yang tidak terkait dengan kegiatan kelompok warta tersebut, spamdexing yang menguasai suatu mesin pencara (search engine) untuk mencari popularitas bagi suatu URL tertentu, ataupun bisa berupa berita yang tak berguna dan masuk dalam suatu blog buku tamu situs web, dan lain-lain.
Spyware (perangkat pengintai) adalah teknologi informasi yang mengacu kepada salah satu bentuk perangkat lunak mencurigakan (perangkat lunak hasad) yang memasang dirinya sendiri ke dalam sebuah sistem untuk mencuri data pengguna atau merusak sistem pengguna tersebut. Contoh : Bancos adalah pencuri informasi yang menunggu pengguna untuk membuka situs perbankan lalu mengalihkan halaman situs web bank yang asli ke yang palsu untuk mencuri yang peka. Gator adalah perangkat pengintai yang memantau kebiasaan penjelajahan web dengan rahasia dan mengunggah (upload) data ke peladen untu penyelidikan. Kemudian, menyajikan iklan sendiri yang disasarkan (targeted pop-up ads).
Suhu udara adalah ukuran energi kinetik rata-rata dari pergerakan molekul-molekul. Suhu suatu benda ialah keadaan yang menentukan kemampuan benda tersebut, untuk memindahkan (transfer) panas ke benda lain atau menerima panas dari benda-benda lain tersebut. Panas adalah energi yang dipindahkan dari suatu obyek ke obyek lainnya karena adanya perbedaan suhu. Dalam sistem 2 benda, benda yang kehilangan panas dikatakan benda yang bersuhu tinggi. Macam-macam perpindahan panas yaitu konduksi adalah perpindahan panas dari suatu molekul ke molekullain di sekitarnya. Konveksi adalah perpindahan panas yang diebabkan pergerakanmolekul yang mempunyai energi lebih tinggi. Dan radiasi adalah perpindahan panas oleh gelombang elektromaghnetik. Skala suhu yang biasa digunakan adalah celcius, farenhait dan kelvin. Gangguan kesehatan akibat suhu yang tidak baik adalah sistemik disorder, heart stroke dan heart exhaution.
Kualitas udara di dalam ruangan mempengaruhi kenyamanan lingkungan ruang kerja. Kualitas udara yang buruk akan membawa dampak negatif terhadap pekerja/karyawan berupa keluhan gangguan kesehatan. Dampak pencemaran udara dalam ruangan terhadap tubuh terutama pada daerah tubuh atau organ tubuh yang kontak langsung dengan udara meliputi organ sebagai berikut :
a. Iritasi selaput lendir, iritasi mata, mata pedihm mata merah,mata berarir
b. Iritasi tenggorokan, sakit menelan, gatal, batuk kering
c. Gangguan neurotosik (sakit kepala, lemah/capai, mudah tersinggung, sulit berkonsentrasi)
d. Gangguan paru dan pernafasan (batuk, nafas berbunyi/mengi, sesak nafas, rasa berat didada)
e. Gangguan kulit (kulit kering, kulit gatal)
f. Gangguan saluran cerna/diare
g. Lain-lain: gangguan perilaku, gangguan saluran kencing, sulit belajar
Keluhan tersebut biasanya tidak terlalu parah dan tidak menimbulkan kecacatan tetap, tetapi jelas terasa amat mengganggu, tidak menyenangkan dan bahkan mengakibatkan menurunnya produktivitas kerja para pekerja. Kelembaban merupakan suatu tingkatan keadaan lingkungan udara basha yang disebabkan oleh adanya uap air tingkat kejenuhan sangat dipengaruhi oleh temperatur. Uap air selalu ada di udara, sebagian besar berasal dari penguapan bahan air. Udara disebut jenuh bila pada suhu tertentu tidak dapat menerima uap air.
3. Catat suhu dan kelembaban yang tertera pada thermohigrometer
4. Ulangi 3 sampai 5 kali pada titik yang berbeda pada ruangan
5. Hitung rata-rata hasil pengukuran
b. Slingmeter
1. Siapkan alat dan ruangan yang akan diukur suhu dan kelembabannya
2. Diperhatikan sumbu yang menghubungkan antara tempat pembasahan dengan ujung thermometer basah
3. Dibasahi sumbu suhu basah tersebut dengan air secukupnya, kemudia diayun-ayunkan dengan cara diputar-putar di udara seperti baling-baling
4. Dilakukan pengamatan masing-masing setiap 3 menit pada thermometer basah dan kering. Lakukan pada 3 tempat yang berbeda.
5. Hitung kelembaban relatifnya dengan menggunakan grafik.
F. Hasil Pemeriksaan
a. Hasil pemeriksaan pada ruangan dengan alat Termohygrometer
Titik
Suhu (oC)
Kelembaban (Rh)
I
32,5
71,5
II
32,6
67,1
III
32,7
67,2
IV
32,7
67,2
V
32,8
67,1
Rata-rata suhu ruangan adalah 32,66 derajat Celcius
Rata-rata kelembaban ruangan adalah 68,02 Rh
b. Hasil pemeriksaan pada ruangan dengan alat Slingmeter
- Pengukuran suhu kering I : 330 C= 91,50 F
- Pengukuran suhu basah I : 27,50 C= 81,50 F
- Pengukuran suhu kering II : 330 C= 91,50 F
- Pengukuran suhu basah II : 27,50 C= 81,50 F
- Pengukuran suhu kering III : 330 C= 91,50 F
- Pengukuran suhu basah III : 27,50 C= 81,50 F
G. Pembahasan
a. Pada praktikum pemeriksaan suhu dan kelembaban ruangan dilakukan di ruang kelas Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Di dalam ruangan tidak terdapat pendingin ruangan (AC) dan kipas angin. Cahaya matahari langsung masuk ke dalam ruang kelas karena tidak terdapat tirai. Tentu hal ini, akan mengubah suhu ruangan menjadi panas, di tambah dengan pengukuran yang dilakukan pada siang hari. Pemeriksaan ini menggunakan alat digital yaitu Termohygrometer yang dilakukan pada 5 titik berbeda pada ruangan.
b.Berdasarkan hasil praktikum, pengukuran suhu dan kelembapan dilaksanakan di Ruang Hyperkes lantai 3 dengan menggunakan alat Humidity/ Bara/Temperature Data Record. Pada saat dilakukan pengukuran kipas/AC tidak nyala dan pintu ditutup. Dalam praktikum kami mengukur 5 titik yang berbeda yaitu berada di titik pojok depankanan kiri, tengah dan pojokbelakangkanan kiri. Tiap titik dilakukan pengukuran selama 30 detik dengan hasil sebagai berikut. Untuk suhu pada titik 1 yaitu 32,50C , titik ke 2 = 32,60C , titik ke 3 = 32,70C , titik ke 4=32,70C , titik ke 5=32,8OC. Dari 5 titik tersebut jika dirata-rata didapatkan hasil sebesar 32,660C. Menurut Persyaratan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1405/MENKES/SK/XI/2002 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran Dan Industri, standart Suhu adalah Suhu 18°C – 28°C. Berdasarkan ketentuan tersebut berarti suhu ruang di ruang Hyperkes lantai 3 dapat dikatakan tidak memenuhi syarat karena hasil nya 32,66 0C melebihi syarat yang ditentukan oleh permenkes.
Sedangkan untuk pengukuran kelembapan udara dilakukan menggunakan alat dan kondisi ruangyang sama. AC/kipas tidak dinyalakan serta pintu ditutup. Pengukuran juga dilakukan di 5 titik dengan hasil sebagai berikut. Titik 1 kelembapannya = 71,5% , titik ke 2 =67,1%, titik ke 3 = 67,1%, titik ke 4 = 67,2%, titik ke 5 =67,1%. Dari 5 titik tersebut jika dirata-rata didapatkan hasil 68%.
Sedangkan untuk pengukuran kelembapan menggunakan alat sling psikometer dilaksanankan di ruang hygiene II , dengan kondisi kipas angin menyala ,AC mati dan pintu terbuka. Pengukuran dilakukan mengambil titik tengah ruangan dengan melakukan pengulangan sebanyak 3 kali dengan hasil sebagi berikut pengukuran 1. Pengukuran suhu kering330 C = 91,50 F ,Pengukuran suhu basah27,50 C = 81,50 F , pengukuran ke 2. Pengukuran suhu kering 330 C = 91,50 F ,Pengukuran suhu basah 27,50 C= 81,50 F , pengukuran ke 3 Pengukuran suhu kering330 C= 91,50 F ,Pengukuran suhu basah 27,50 C = 81,50 F. Berdasarkan pembacaan dari grafik kelembaban, maka kelembaban ruangan hygiene 2adalah 72.
Sementara untuk kelembapan, menurut Persyaratan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor1405/MENKES/SK/XI/2002 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran Dan Industri, Standart Kelembaban adalah 40 % - 60 %. Berdasarkan ketentuan tersebut berarti kelembapan pada ruang Hyperkes lantai 3 dan ruang Hygiene II dapat dikatakan melebihi baku mutu yang telah ditetapkan karena hasilnya sebesar 68% untuk ruang Hyperkes lantai 3 dan 72% untuk ruang Hygiene II.
H. Kesimpulan
a. Dari hasil pemeriksaan suhu dan kelembaban ruangan yang menggunakan alat Termohygrometer, didapatkan :
1. Titik I adalah 32,5 derajat Celcius dan 71,5 Rh
2. Titik II adalah 32,6 derajat Celcius dan 67,1 Rh
3. Titik III adalah 32,7 derajat Celcius dan 67,2 Rh
4. Titik IV adalah 32,7 derajat Celcius dan 67,2 Rh
5. Titik V adalah 32,8 derajat Celcius dan 67,1 Rh
Dan dihasilkan rata-rata suhu ruangan sebesar 32,66oC dan kelembaban ruangan sebesar 68,02 Rh.
b. Berdasarkan pembacaan dari grafik kelembaban, maka kelembaban ruangan hygiene 2adalah 72.
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Nyamuk atau beberpa jenis nyamuk menularkan/menyebarkan virus dengue. DBD juga disebut sebagai "breakbone fever" atau demam sendi, karena demam tersebut dapat menyebabkan penderitanya mengalami nyeri hebat seakan-akan tulang mereka patah.
Penyebab DBD adalah virus dengue dan menyebar ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Artinya, DBD tidak bisa menular langsung dari seseorang ke orang lain tanpa perantara nyamuk tersebut. Nyamuk Aedes aegypti biasanya berkembang biak di daerah berpenduduk tinggi yang memiliki iklim lembab dan hangat.
Penyakit DBD merupakan masalah kesehatan di Indonesia, hal ini tampak dari kenyataan seluruh wilayah di Indonesia mempunyai resiko untuk terjangkit penyakit DBD. Sebab baik virus penyebab maupun nyamuk penularannya sudah tersebar luas di perumahan-perumahan penduduk. Walaupun angka kesakitan penyakit ini cenderung meningkat dari tahun ke tahun sebaliknya angka kematian cenderung menurun, karena semakin dini penderita mendapat penanganan oleh petugas kesehatan yang ada di daerah-daerah. Virus dengue yang termasuk kelompok B Arthropod Borne Virus (Arbovirus) yang sekarang dikenal sebagai genus flavivirus dan mempunyai 4 jenis serotipe, yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4.
Ciri-ciri nyamuk Aedes penyebab demam berdarah ini antara lain :
1. Mempunyai bintik-bintik putih pada badan dan kakinya
2. Berkembang biak di air yang jernih dan hanya mampu terbang sejauh 100 – 200 meter
3. Sifat khas nyamuk aedes ini menggigit pada waktu siang hari yaitu pagi dan sore, ketika istirahat biasanya ia hinggap di gantungan baju
4. Ketika mengigit badan tidak nungging, kalau nungging nyamuk anopheles (penyebab malaria).
5. Berkembang biak pada air yang bersih (tidak bertanah) seperti pada bak mandi, tempayan, tempat minum burung dan barang-barang bekas yang tergenang air.
Ciri - ciri dan gejala penyakit DBD :
Mendadak panas tinggi selama 2 sampai 7 hari, tampak lemah lesu suhu badan antara antara 38ºC sampai 40ºC atau lebih. Masa inkubasi adalah jarak waktu antara virus pertama masuk ke dalam tubuh sampai gejala pertama muncul
Tampak hintik-bintik merah pada kulit dan jika kulit direnggangkan bintik merah tidak hilang
Kadang-kadang pendarahan di hidung (mimisan)
Mungkin terjadi muntah darah atau berak darah
Ruam pada kulit
Nyeri belakang mataManifestasi perdarahan, yang ditandai dengan:
Ptekie yakni Bintik-bintik merah kehitaman pada kulit yang apabila kulit diregangkan warna tetap terlihat. Inilah ciri khas bintik kulit pada DBD karena bintik merah akibat penyakit lain atau gigitan nyamuk akan tidak terlihat jika kulit diregangkan.
Mimisan (epistaksis)
Muntah Darah (hematemesis)
BAB berdarah biasanya berwarna hitam (melena).
Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)
Mensterilkan rumah atau lingkungan di sekitar rumah Anda, misalnya dengan penyemprotan pembasmi nyamuk (fogging).
Membersihkan bak mandi dan menaburkan serbuk abate agar jentik-jentik nyamuk mati.
Menutup, membalik, atau jika perlu menyingkirkan media-media kecil penampung air lainnya yang ada di rumah Anda.
Memasang kawat anti nyamuk di seluruh ventilasi rumah Anda.
Memasang kelambu di ranjang tidur Anda.
Memakai losion anti nyamuk, terutama yang mengandung N-diethylmetatoluamide (DEET) yang terbukti efektif. Namun jangan gunakan produk ini pada bayi yang masih berusia di bawah dua tahun.
Mengenakan pakaian yang cukup bisa melindungi Anda dari gigitan nyamuk